Halaman

    Social Items

Showing posts with label Blogger. Show all posts
Showing posts with label Blogger. Show all posts
Sudah lama saya tidak mengupdate artikel terbaru kepada teman-teman semua, pembaca setia blog ini! Nah, kali ini saya akan membagikan sebuah tips yang sebenarnya kalian semua sudah tahu dan telah menjadi rahasia umum dikalangan para blogger. Apa itu? Perhatikan  judul artikel ini. Sangat basi, bukan topik pembahasannya? Pasti kalian mengatakan: "Iyalah! Semua blogger sudah tahu cara mengatasi hal ini!" Memang, saya setuju hal tersebut tapi saya akan membawakan topik ini dengan cara yang sedikit berbeda daripada yang biasanya. Bedanya ini seperti apa? Itu pertanyaan yang bagus!
Sebelumnya saya akan menjelaskan secara singkat tentang apa itu ads.txt dan apa fungsinya bagi kalian yang menggunakan platform blogger. Authorized Digital Sellers atau yang biasa kita kenal dengan istilah 'ads.txt' adalah inisiatif IAB yang membantu memastikan inventaris iklan digital kita hanya dijual melalui penjual resmi, seperti Adsense yang telah diidentifikasi sebelumnya. Ads.txt berfungsi untuk memberikan kita kontrol penuh terhadap siapa yang akan diizinkan untuk menjual iklan di situs kita serta membantu mencegah inventaris palsu ditampilkan kepada pengiklan. Itulah sebabnya, kita sebagai blogger sangat disarankan untuk mengaktifkan atau menambahkan ads txt di blog kita sehingga pembeli inventaris iklan bisa mengidentifikasi inventaris palsu sehingga kita menerima lebih banyak pembelanjaan pengiklan yang mungkin dibelanjakan pada inventaris palsu. Itulah penjelasan tentang ads.txt yang saya ambil dari support.google.com dan untuk lebih jelasnya, silahkan kunjungi linknya disini: Panduan Ads.txt.

Kini ads.txt menjadi perhatian utama setiap pemilik Google Adsense karena seringkali memunculkan masalah yang jika tidak diselesaikan bisa memberikan masalah yang cukup berkepanjangan bagi penggunanya. Salah satunya ialah iklan yang tidak muncul di blognya atau yang biasa kita sebut 'iklan blank'. Jadi, jika itu terjadi pada blog kalian dimana iklan tidak muncul lagi itu berarti ada masalah yang telah terjadi di dasbor Adsense kalian dan harus segera diselesaikan. Saya yakin kalian sangat familiar dengan tampilan ini yang biasanya muncul pada dasbor Adsense, simak gambar dibawah ini.

Jika kalian perhatikan dibagian atas ada tulisan yang berbunyi: Penghasilan Anda berisiko - Anda perlu memperbaiki beberapa masalah file ads.txt untuk menghindari dampak yang serius pada pendapatan Anda. Ada beberapa kasus dimana iklan akan tetap muncul disebuah blog dan tidak menjadi masalah tapi ada juga yang menjadi masalah. Seperti saya sudah singgung di paragraf sebelumnya. Sekarang, cara mengatasi hal ini? Perhatikan dengan saksama tips yang akan saya bagikan dengan kalian dibawah ini!
  1. Di dasbor Adsense, klik "PERBAIKI SEKARANG". Letak menu tersebut ada dibagian bawah pada tulisan penghasilan anda berisiko.
  2. Kalian akan dibawa pad menu "Situs". Lalu, klik "DOWNLOAD" yang ada pada tab "Buat file ads.txt untuk 1 situs".
  3. Setelah itu, sebuah file akan terunduh masuk di komputer kalian dan buka file tersebut yang berekstensikan txt dan terbuka di notepad kalian.
  4. Ketika kalian buka, kalian akan melihat kode ads.txt yang nanti akan dimasukkan. Contohnya seperti ini: google.com, pub-0000000000000000, DIRECT, f08c47fec0942fa0. Dibagian pub itu adalah ID Adsense kalian. 
  5. Kalian bisa temukan id adsense kalian pada "Informasi Akun" dibagian menu "Akun" dan terdapat di "Nomor Penayang".
  6. Kemudian salin id adsense tersebut milik kalian dan tempelkan pada kode ads.txt tadi yang ada di notepad.
  7. Setelah itu, salin semua kode ads.txt tersebut dan masuk di dasbor blogger kalian.
  8. Klik menu "Setelan" dan klik "Preferensi Penelusuran".
  9. Cari menu "Monetisasi" dan klik "Edit".
  10. Klik "Ya" dan masukkan kode tersebut ke kotak yang telah tersedia.
  11. Jangan lupa untuk klik "Simpan perubahan".
  12. Sekarang untuk memastikan apakah ads.txt telah aktif diblog kalian, salin ini: http://www.nama_domain.com/ads.txt (ganti dengan nama domain kalian) lalu tempelkan di browser kalian dan enter.
  13. Jika muncul seperti ini, itu berarti kalian sudah berhasil menambahkan ads.txt di blog kalian.
  14. Owatta!
Tips ini hanya ditujukan bagi kalian yang menggunakan platform blogger untuk blogging. Jika wordpress, kalian bisa mencari tips sehubungan pasang ads.txt di wordpress di Google. Ini adalah cara terbaru dan semakin memudahkan para pengguna layanan mereka sehingga tidak perlu capek-capek mencari kode ads.txt-nya di tempat lain karena sudah disediakan di akun Adsense masing-masing. Berapa lama tulisan tersebut akan hilang dari dasbor Adsense? Biasanya 1x24 jam tapi ada juga yang 2x24 jam. Namun ada juga yang butuh waktu 3 hari agar tulisan tersebut hilang. Kalaupun tulisan itu belum hilang padahal kalian sudah masukkan ads.txt sesuai tutorial diatas, cobalah hapus lalu masukkan lagi dan tunggu hingga besok. Biasanya itu akan hilang juga. Demikian tips yang bisa saya bagikan dengan kalian pada kesempatan kali ini. Saya berharap bisa berguna bagi kalian dan saya ucapkan terima kasih. Aisatsu burogā!

Cara Terbaru Memasang ads.txt Di Blogger 2019

Kali ini saya akan membahas sebuah pokok yang cukup familiar dikalangan penulis blog. Apa itu? Bagaimana caranya dapat ide untuk menulis artikel? Dimana saja kalian bisa dapat ide? Artikel ini akan menjelaskannya kepada kalian. Maka, bacalah selengkapnya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang hal ini.
Untuk menulis sebuah artikel blog, apa yang dibutuhkan? Memang kita butuh perangkat (Apakah itu laptop, komputer atau smartphone) untuk menulis artikel dan tentunya jaringan internet. Namun, bukan hanya itu saja yang dibutuhkan oleh seorang penulis. Penulis blog juga butuh"IDE" untuk menulis artikel. Mengapa ide? Karena tanpa ide, seorang penulis artikel yang hebat sekalipun tidak dapat membuat sebuah artikel.

Ide adalah sebuah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan menulis artikel blog. Dari ide-lah, seorang penulis bisa membuat sebuah artikel. Saya secara pribadi menganggap ide sebagai "roda"-nya sebuah artikel. Dengan adanya ide, kita semua sebagai penulis blog dapat menulis artikel. Jadi, ide memiliki peran yang sangat sentral dan krusial demi terbentuknya sebuah artikel.

Maka, muncul sebuah pertanyaan:
Darimana kita bisa dapat ide untuk menulis artikel? Itu pertanyaan sangat menarik! Karena ide tidak datang dengan sendirinya kepada kita. Itu butuh semacam pemantik untuk memunculkan ide dalam pikiran kita. Dimana kita bisa menemukan " pemantik" tersebut? Saya akan menjawab pertanyaan tersebut.

#1 Membaca buku

Sebagai penulis blog, kita perlu rajin membaca buku. Mengapa? Karena itu akan menambah wawasan kita, menambah perbendaharaan kata-kata kita menjadi lebih banyak, sehingga kita tidak hanya menggunakan kata-kata yang itu-itu saja ketika menulis artikel dan tentunya kita bisa mendapatkan ide-ide baru yang inspiratif. Apakah selama ini kita semua rajin membaca buku? Saya yakin kita semua jarang baca buku!!! Kebanyakan penulis blog khususnya mereka yang masih newbie di dunia blog jarang membaca buku. Mereka justru menggunakan cara kotor yaitu copas artikel orang lain tanpa seizin pemiliknya. Jujur, saya juga jarang membaca buku. Kalian semua pasti begitu. Kegiatan membaca dianggap oleh sebagian orang sebagai kegiatan yang membosankan karena hanya membaca saja. Namun, kita semua perlu mengerahkan diri untuk membaca buku meskipun membacanya hanya sedikit dan pasti sulit bagi beberapa orang tapi ini sangat penting karena ini merupakan cara pertama kita bisa mendapatkan ide untuk menulis artikel. Apalagi sekarang, kita bisa membaca buku di internet.

#2 Mengunjungi website yang sesuai dengan niche blog kita

Cara kedua ini merupakan salah satu langkah yang ampuh untuk mendapatkan ide menulis artikel. Dengan mengunjungi website-website lain, siapa tahu kita bisa dapat ide untuk artikel berikutnya diblog kita. Tapi ingat, jangan sembarangan mengunjungi website sebaliknya kunjungi website yang sesuai dengan niche blog kita. Kenapa? Dengan mengunjungi website yang cocok dengan niche blog kita, kita dengan mudah mendapatkan ide untuk menulis artikel. Karena niche website yang kita kunjungi dan niche blog kita sama. Bayangkan jika kita mengunjungi website yang niche-nya berbeda dengan niche blog kita, kita pasti kesulitan untuk mendapatkan ide bahkan kita tidak akan mendapatkan ide sama sekali. Maka carilah yang sesuai dengan niche blog! Misalnya, niche blog kalian membahas tentang komputer. Maka kalian perlu mencari situs website yang juga membahas komputer. Begitu pula sebaliknya jika niche blog kalian membahas tentang dunia kesehatan, carilah website yang membahas tentang dunia kesehatan.

#3 Kekesalan, Kegusaran yang Kita Rasakan

Nah, ini bisa menjadi alternatif lainnya bagi kalian untuk mendapatkan ide menulis artikel. Kita semua pasti memiliki kekesalan atau keresahan terhadap sesuatu. Terkadang kita resah dengan keadaan yang kita lihat disekitar kita. Kita mungkin berpikir bahwa hal ini tidak bisa menjadi ide menulis artikel. Sebenarnya itu menjadi ide yang sangat bagus untuk artikel blog kalian. Selain itu, pengalaman pribadi kalian bisa menjadi ide bagi kalian. Pengalaman pribadi sering menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pembaca blog karena pengalaman yang kita tulis adalah hal-hal yang pernah mereka alami juga sendiri. Itulah sebabnya nomor 3 ini bisa kalian pertimbangkan untuk mencobanya.

#4 Obrolan Dengan Orang Lain

Mengobrol dengan orang lain bisa memberikan ide baru untuk menulis artikel di blog kalian. Mengapa bisa? Karena pemikiran setiap orang berbeda-beda dan wawasan mereka juga berbeda sehingga kita bisa menemukan ide baru. Ini bisa termasuk dengan kumpul-kumpul bersama penulis blog lainnya untuk saling sharing. Karena diskusi bersama penulis lainnya bisa menjadi jalan bagi kita untuk menemukan ide baru. Kita bisa bertemu langsung atau melalui grup-grup yang ada di media sosial. Selain itu, pengalaman pribadi yang mereka ceritakan bisa juga menjadi ide menulis artikel. Bergantung dari kita memilah-milah ide-ide baru yang muncul di pikiran kita. Yang mana menurut kalian itu cocok dengan blog kalian. Jadi, ketika kalian sedang buntu dalam mencari ide baru, cobalah menyempatkan diri untuk mengobrol dengan orang lain-bersosialisasi karena itu juga bisa membuka cara berpikir kita. Jangan hanya duduk didepan laptop saja!

#5 Jelajahi kata kunci pencarian

Ini adalah cara terbagus untuk mendapatkan ide terbaru dalam menulis artikel blog. Caranya juga mudah yaitu dengan memasukkan kata kunci tertentu dan mesin pencari akan melakukan tugasnya untuk memberikan saran pencarian yang sesuai dengan topik yang ingin kalian bahas pada blog kalian. Selain itu, menu "penelusuran yang terkait" yang ada di hasil pencarian juga bisa kalian manfaatkan untuk mencari ide. Menu Penelusuran Lanjutan yang ada di Google Search juga bisa kalian gunakan untuk mencari ide dalam menulis artikel. Ini bergantung kalian ingin menggunakan fitur yang mana di Google Search.

Sebenarnya ada banyak cara lain yang menjadi jalan bagi kalian untuk menemukan ide baru. Namun karena kekurangan waktu, saya hanya membahas 5 hal ini saja. Jika kalian memang ingin adanya bagian kedua dari topik ini, silahkan berikan komentar kalian di tempat yang telah disediakan. 

Intinya kita tidak boleh malas dalam mencari ide artikel. Jika kalian hanya ingin semuanya instan, percayalah artikel-artikel kalian akan menjadi berita lama di koran tua. Orang-orang tidak akan mau membacanya karena menganggapnya sebagai informasi lama. Apakah kalian ingin seperti itu? Tentu saja tidak!

Jadi, kita perlu berupaya untuk mencari ide artikel. Itu memang tidak mudah tapi jika kita berusaha, usaha kita pasti tidak akan sia-sia. Ketekunan dan kerajinan adalah kunci agar bisa mendapatkan ide-ide baru untuk menulis artikel. Saya berharap informasi ini bisa berguna bagi kalian yang adalah penulis blog yang saat ini mengalami kesulitan seperti yang saya sebutkan tadi. Thanks!

Dimana Kita Bisa Dapat Ide Untuk Menulis Artikel?

Pada artikel ini, saya ingin menceritakan pengalaman saya ketika mendaftar ke Google Adsense menggunakan Domain .me. Kalian semua khususnya para blogger, pasti sudah tahu dengan domain yang satu ini.
Secara pribadi, saya lebih cenderung menggunakan domain .com ketika mendaftar ke Adsense. Karena saya lebih sering lolos menggunakan domain .com daripada domain yang lain. Itulah sebabnya berdasarkan pengalaman saya itu, saya lebih senang menggunakan domain .com. Selama hampir setahun saya menggunakan domain itu untuk mendaftar ke Adsense.

Tapi, di grup tempat saya bergabung ada banyak yang menggunakan domain .me untuk mendaftar ke Adsense. Awalnya, saya heran, "Kok bisa yah mereka pake domain .me untuk daftar? Memangnya, bisa diterima oleh Google?" 2 pertanyaan saya itu akhirnya dijawab ketika sebagian besar dari mereka lolos. Saya pun terkejut waktu itu melihat balasan dari Google yang berisi bahwa pengajuan mereka lolos.

Nah, dari situ saya pun mulai berpikir untuk menggunakan domain .me juga. Namun, saya belum berani untuk mengambil keputusan akan hal ini. (Dasar orang kampung, yah gitu! Hahaha!!!) Beberapa waktu kemudian, saya akhir memberanikan diri untuk membeli domain .me lalu mengkaitkannya disebuah blog yang baru saya buat dan mendaftarkannya ke Google Adsense.

Ketika sudah selesai mendaftar, saya sudah menargetkan untuk lolos dalam waktu 3-4 hari. Tapi ternyata, prediksi saya meleset. Masuk pada hari ke 5, belum ada tanda-tanda saya diterima oleh Google. Saya membuka email google, belum ada balasan dari Google. Yang ada hanyalah, pengingat untuk segera memasang kode adsense ke blog saya.

Saya sempat berpikir bahwa saya pasti tidak akan diterima oleh Adsense karena menggunakan domain .me. Sebenarnya saya sudah pasrah pada waktu itu. Masuk di hari ke 7, akhirnya ada balasan dari Adsense yang isinya menyebutkan bahwa saya diterima. Tapi, saya belum mengetahui hal tersebut karena saya baru membuka email google pada hari ke 9. Saya sengaja melakukan hal itu karena saya sudah yakin bahwa saya tidak akan menerima balasan dari Google.

Entah apa yang saya pikirkan sehingga ingin membuka email google saya pada hari ke 9 tersebut. Intinya saya hanya ingin membuka email google saya seperti pada hari-hari sebelumnya. Dan, saya mendapatkan lampu hijau dari Google. Sejak saat itu, saya akhirnya menyimpulkan bahwa bukan domain-lah yang menentukan lolos tidaknya kita ke Google Adsense tapi adalah konten atau artikel-artikel yang kita tulis. Itulah yang menjadi tolak ukur bagi Google untuk menyetujui pendaftaran kita atau tidak.

Tapi, bukan berarti faktor-faktor lain seperti jenis template yang digunakan atau kelengkapan blog (disclaimer, privacy policy, dll) itu tidak penting. Itu juga penting! Akhirnya saya bisa melewati proses trial error untuk membuktikan hal ini.

Mungkin bagi kalian yang membaca pengalaman saya ini pasti menganggap bahwa ini adalah rahasia umum dikalangan para blogger. Memang, iya! Tapi, saya secara pribadi ingin menulis pengalaman saya ini sehingga yang lain, yang baru/newbie di dunia blog bisa mengetahui bahwa domain seperti ini bisa digunakan.

Sekian pengalaman yang ingin saya bagikan dengan kalian. Terima kasih atas perhatiannya!

Pengalaman Saya Mendaftar Domain .me Ke Google Adsense

Kemarin saya telah membahas tentang caranya review site di adsense 2018 serta apa saja persyaratan yang dibutuhkan agar bisa lolos dari fitur baru ini. Banyak orang yang masih gagal melewati proses review site di adsense 2018 ini. Kenapa bisa? Tidak ada yang tahu alasannya karena yang mengetahui hal tersebut hanyalah Google sendiri. Mari kita tinggalkan sejenak tentang masalah tersebut dan mencoba menggali sedikit mendalam tentang fitur baru ini. Dalam fitur ini, ada satu menu yang patut kita beri perhatian sebagai pengguna Google Adsense. Menu apakah itu? "Remove Sites". Para blogger pasti familiar dengan menu ini!
Kenapa familiar dengan menu ini, padahal menu ini tidak ada di fitur review site yang lama? Memang, pada akun adsense sebelum bulan Oktober 2018, itu dikenal sebagai "Unverify Sites". Tapi sekarang, itu dikenal sebagai "Remove Sites". Dari namanya, ada perbedaan yang cukup mencolok. Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, Unverify Sites artinya "batalkan verifikasi situs" sementara Remove Sites berarti "hapus sites". Apa perbedaan Remove Sites dan Unverify Sites?

Pada Unverify Sites, kita hanya bisa membatalkan sebuah website atau blog kita agar tidak terkait lagi di akun adsense. Ketika melakukan hal tersebut, website kita masih tersimpan di akun adsense tapi tidak bisa menampilkan iklan di website kita. (Kalian pasti pernah melihat seperti ini, bukan?)
Nah, di Remove Sites, cara kerjanya sangat berbeda. Kita menghapus website atau blog kita sehingga tidak akan muncul lagi di akun adsense kita. Itulah perbedaan dari 2 fitur ini! Perbedaan tersebut memiliki kekurangan pada masing-masing fitur ini. Apa itu?

Unverify Sites. Ketika melakukan proses unverify, website atau blog kita masih tersedia di adsense seperti yang saya singgung tadi. Jika ingin menampilkan kembali iklan di blog kita, cukup klik saklar pada unverify sites dan tidak lama kemudian iklan akan muncul.

Remove Sites. Sewaktu menghapus website dari adsense, website tersebut betul-betul terhapus. Sehingga ketika ingin menampilkan iklan kembali, kita harus mereview blog kita seperti pertama kali mendaftar ke adsense. Itulah kekurangannya!

Memang terlihat rumit dan kita pasti akan menghadapi kesulitan jika ingin menampilkan iklan di blog yang sebelumnya telah kita hapus karena harus melewati proses review lagi. Hanya saja bagi saya secara pribadi, kita perlu mengikuti kebijakan terbaru dari Google Adsense ini dan mulai membiasakan dengan menu baru ini agar kita tidak hanya berfokus pada kekurangan dari fitur baru ini. Selain itu, agar kalian tidak bingung cara menggunakan fitur ini, saya akan membagikan tipsnya kepada kalian.

  1. Buka akun adsense kalian.
  2. Klik "Sites".
  3. Klik 3 titik vertikal disebelah kanan atas pada "Sites" dan klik "Remove Sites".
  4. Centang salah satu website/blog yang ingin dihapus.
  5. Lalu, klik "REMOVE SITES".
  6. Muncul peringatan sepert ini: Remove this site?, klik "REMOVE".
  7. Blog kalian telah terhapus dari adsense.
  8. Jangan lupa juga untuk menghapus kode adsense yang kalian masukkan pada template blog.
  9. Hapus juga widget adsense di dasbor blogger.
  10. Selesai.

Begitulah tipsnya! Saya harap tips ini bisa dipahami oleh kalian! Jika ada yang tidak kalian pahami, tinggalkan pertanyaan di kolom komentar pada artikel ini.

Seperti biasa, tetaplah semangat menulis artikel meskipun kalian belum berhasil lolos dari reviw site di adsense 2018. Yakinlah dengan usaha dan kerja keras, kalian bisa memiliki akun adsense sendiri! Salam Adsense!!!

Caranya Menghapus Site Dari Adsense 2018

Apakah kalian seorang Publisher Google Adsense? Kalau iya, kalian sudah pasti tahu tentang berita yang sedang hangat-hangatnya sekarang yaitu tentang fitur baru yang dimunculkan oleh Google, “Review Site’”. Kapan fitur ini muncul? Fitur ini muncul pada awal bulan Oktober 2018. Oke, itu tidak masalah. Lagipula fitur ini sama seperti fitur tambahkan sites yang ada di Google Adsense sebelumnya, bukan? Kalau dilihat dari namanya, mungkin kalian akan mengartikannya seperti itu. Tunggu sampai kalian melihat cara kerja fitur baru ini dan kalian akan kaget dengannya.
Jika di fitur lama, kita bisa verified blog atau website lalu membuat unit iklan dan tidak butuh waktu lama, iklan akan muncul di blog kita. Itu cara kerja dari fitur lama jika ingin menambahkan situs ke akun adsense. 
Namun cara kerja fitur “Review Site” tidak sama. Iklan yang ditambahkan pada sebuah blog tidak akan langsung tayang tapi harus melewati proses “Review Site” terlebih dahulu. Ada proses peninjauan pada blog yang ingin iklannya tayang. Ini bisa disamakan seperti mendaftar baru ke Google Adsense. Berapa lama proses peninjauan? Biasanya memakan waktu sekitar 24 jam dan bisa lebih lama, bergantung pada blog yang sedang di review.

Pastilah bagi kalian yang mendengar hal ini, merasa proses ini sangat rumit dan kompleks. Tapi sebenarnya, itu tidak serumit yang kalian bayangkan. Kalian hanya perlu membuat sebuah blog yang berkualitas dalam segi penulisan artikel, kelengkapan blog dan verify artikel via webmaster. Kalian ingin tahu caranya lolos dari Review Site? Pastilah kalian mau! Mari saya tunjukkan caranya.

#Pastikan konten unik dan tidak copas. Konten disini adalah artikel-artikel yang kalian buat. Jangan sampai membuat artikel yang isinya copas saja. Itu adalah hal pertama yang perlu kalian perhatikan.

#Hal kedua, usahakan untuk dalam menulis artikel lebih banyak teks ketimbang gambar kecuali artikel yang kalian bahas itu sehubungan dengan tutorial yang memang membutuhkan gambar.

#Hal ketiga, daftarkan blog ke webmaster google dan jangan lupa untuk fetch artikelnya agar cepat terindeks.

#Buatlah halaman privacy policy, terms of service, disclaimer, kontak, about dan sitemap untuk blog.

#Hal kelima, hapus komentar yang isinya penuh link spam.

#Jumlah kata dalam sebuah artikel tidak pernah ditentukan harus berapa kata. Namun, semakin banyak kata yang ditulis pada sebuah artikel itu lebih bagus.

#Hindari kata-kata atau konten yang menyalahi kebijakan Adsense. (Lihat disini)

#Jangan menggunakan domain yang sudah pernah dibanned oleh Google.

#Dan yang terakhir dan tentunya paling penting adalah pastikan untuk menggunakan template responsive pada blog yang ingin di “review site”.

Gampang, bukan? Itulah sebabnya saya katakan tadi bahwa ini tidak sesulit yang orang-orang katakan tentang fitur baru ini justru menurut saya secara pribadi ini membantu kita untuk membuat blog yang serius dan tidak main-main. Blog yang hanya berisi gambar serta blog-blog AGC yang dulu dengan mudahnya bisa menayangkan iklan sekarang tidak bisa melakukan hal tersebut dengan mudah karena harus membuat blog yang berkualitas dan tidak asal-asal lagi. Itulah mungkin alasan Google membuat fitur “review site” ini. Mereka ingin agar para blogger membuat blog yang bermutu.

Bagaimana kalau blog gagal lolos dari proses review?

Jangan langsung panik. Ketika kita panik, kadang kita tidak bisa berpikir jernih dan bisa membuat keputusan yang salah. Ini juga berlaku ketika blog kita gagal lolos. Kita perlu tenang dan mencoba cari apa masalahnya diblog kita hingga gagal lolos. Mungkin ada masalah pada templatenya? Kalau memang iya, ganti templatenya dan mendaftar lagi. Jangan lupa ketika proses review, seseringmungkin tambahkan postingan baru pada blog yang sedang direview.

Ada pertanyaan lain lagi yang muncul. Apa itu? Pertanyaannya adalah bagaimana dengan blog yang masih menggunakan blogspot.com? Apakah bisa direview ke Google Adsense? Bisa! Tapi, kalian tidak bisa langsung menambahkannya ke “Review Site”. Jadi, bagaimana caranya? Saya akan tunjukkan caranya.

Pertama, buka dasbor blogger kalian.

Kedua, masuk di menu “Earnings”/”Penghasilan”.

Ketiga, klik “Daftar ke Adsense”. Ikuti petunjuk selanjutnya.

Keempat, untuk pengaturan letak iklan, kalian bisa mengaturnya sesuai kebutuhan kalian. Jangan lupa klik “Save settings” untuk menyimpan perubahan di menu “Penghasilan”.

Kelima, sekarang masuk pada dasbor Adsense.

Keenam, klik menu “Sites” untuk memeriksa apakah blog yang ingin didaftarkan tersebut telah muncul di daftar tersebut.

Ketujuh, kalau sudah muncul, tinggal tunggu saja hingga ada email masuk yang mengatakan bahwa blog kalian telah disetujui untuk menayangkan iklan.

Jika kalian mengikuti saran diatas tentang membuat blog, saya jamin proses review kalian pasti akan berhasil.

Untuk tutorial yang baru saja saya sebutkan tadi, itu ditujukan bagi blog yang masih menggunakan blogspot.com. Jika blog yang sudah menggunakan domain TLD, langsung saja masuk di menu “Sites” untuk mendaftarkan blognya dan direview oleh Google Adsense.

Saya berharap artikel ini bisa memberikan jawaban atas kekhawatiran kalian soal fitur baru “Review Site”dari Google Adsense. Fitur baru tidak bisa dijadikan alasan bagi kita untuk berhenti menulis dan membuat konten sebaliknya kita perlu berani menghadapinya bersama-sama. Terima kasih dan salam anak blogger!!!!

Sebagian artikel diambil dari:
Cara Lolos Review Site Akun Google AdSense 2018

Cara Mudah Untuk Lolos Dari Review Site Pada Akun Google Adsense 2018